WABAH SAPI MENYERANG KAMPUNG BATU AMPAR

Batuampar.sideka.id     | Kampung batu ampar 24  juli 2018 Wabah ternak sapi melanda Di kampung batu ampar , Beberapa waktu lalu masyarakat kampung batu ampar telah di rugikan akibat ternak sapi mereka yang  terkena penyakit hewan yang sampai saat ini belum diketahui Nama Atau Jenis Penyakitnya, Terhitung Sejak 2 Bulan Lalu hingga sampai saat ini tingkat kematian sapi sudah mencapai sekitar 9-10 ekor sapi,  hal ini membuat warga yang saat ini masih memiliki ternak sapi merasa kurang nyaman atau was was takut bila wabah tersebut belum juga di ketahui penyebabnya penyakit sapi tersebut akan merambah kepada ternak sapi yang lain,

BA-GABA/ Pemberian Faksin Sapi Pencegahan Penularan Virus Sapi yang sedang melanda (Doc Kampung Oleh ARNITA 399)

masyarakat yang memiliki ternak sapi sudah beberapa kali konsultasi kepada dokter hewan namun dokter hewan pun belum mengetahui secara pasti Penyakit/ penyebab kematian sapi sapi tersebut, Ada yang menduga penyakit sapi tersebut di akibatkan terkenanya upas embun atau embun beracun, ada yang bilang penyakit sapi tersebut adalah firus semacam firus babi hanya saja menyerang ke sapi,kebanyakan sapi yang terserang penyakit rata rata sapi jeni RASBALI Atau sapi merah, ciri ciri penyakitnya sapi lemas ,tidak maumakan ,tidak mau berdiri jika tidak di segera di sembelih dalam waktu 2 jam sapi tersebut akan segera mati, Antisipasi warga dalam upaya mencegah kematian ternak , warga lebih fokus kepada perawatan kebersihan kandang, memberikan suntikan pencegahan virus atau penyakit memberi selambu kandang agar terhindar dari nyamuk yang mungkin menyebabkan atau penularan penyakit,

BA-GABA / Sebagian Sapi Milik Warga Dan Sapi Milik BUMKAM yang Telah Di beri Vaksin (Doc Kampung Oleh ARNITA 399 )

dalam upaya tersebut warga berharap tidak ada lagi penyakit mematikan yang menyerang ternak mereka, karena 1 ekor sapi meninggal itu berati 9 sampai sepuluh juta rupiah kerugian yang harus di tanggung warga , bila dikalikan 10 ekor saja dalam waktu 2 bulan berati kerugian warga ternak sapi mencapai kurang lebih ratusan juta, dan bila ini  di biarkan bagai mana nasip peternak sapi di kemudian hari, hingga saat ini warga peternak sapi masih berharap ada  obat atau pencegah penyakit sapi tersebut.

***JumPut***

Facebook Comments
News Reporter

Tinggalkan Balasan